Tuesday, October 16, 2012

Dzulhijjah menyapa kembalihai ini kta memasuki bulan zulhijjah, bulan terakhir dalam hiungan hijriyah, salah satu bulan "hurum" yang disucikan, dilarang di dalamnya peperangan. disunatkan kita memperanyak berpuasa sunnah, dan di bulan ini juga 4 hari diharamkan berpuasa yaitu, 10 (idul Adha) 11, 12, dan 13 (tasyrik).
Tanggal 8 disebut Tarwiyah, tanggal 9 hari arafah, haji itu arafah, yaitu salah satu rukun haji yaitu wukuf di padang arafah, kemdian ke muzdalifah, dilanjutkan ke mina untuk jumrah, dst.

Delamat bulan dzlhijjah, 

Thursday, October 11, 2012


Semua Berawal dan Berakhir di Hati.

Subhanallah yg telah menciptaptakan hati manusia, hati begitu inti dari segala aspek kehidupan manusia, semua hal pekerjaan dan ibadah tergantung bagaimana hatinya. Rasulullah dalam sabdanya, setiap amal tergantung niatnya, dan setiap perkara apa yang diniatkannya.

Dalam hadits lain disebutkan, bahwa apabila ia baik, maka baiklah semua jasad/badannya, apabila ia rusak, maka rusaklah segalanya, tahukah apakah itu? ia adalah hati.

Sabar, syukur, dengki, riya, sum’ah, dan semua emosional bermuara dalam hati, yang tahu isi dalam hati hanya orang itu dan Tuhannya. Ini sangat unik, dan rahasia. Subhanallah.

Hati itu bisa keras bahkan lebih keras dari batu, sebaliknya hati pun dapat lembut selembut sutera. Semua itu bagaimana bawaan manusianya. Iman bisa naik turun, naik dengan ketaatan dan turun dengan maksiat, begitulah sabda Nabi Muhammad SAW.

Yang dapat membolak-balikan hati hanya Allah SWT. Sepeti dalam doa, ya muqollibal qulub, tsabbit qolby ala dinika wa thoatika. Wahai yang Maha Pembolak-balik hati, tetapkanlah hati kami dalam agama dan ketaatan terhadapMu.

Semangat pagi di mulai dari hati yang optimis, maka hari itu akan terasa ringan walaupun beban yang ditanggung terasa berat, kalau hati tenang dan menikmati jalannya kehidupan keseharian, maka semua rintanga terasa ringan dan berjalan apa adanya.

Dalam bahasa arab hati ada beberapa kosa kata: Qolbun, Fuadun, sodrun, dsb. 

Saturday, August 18, 2012


KHUTBAH IDUL FITRI 1433 H
Masjid Al-Wasilah
Oleh H. Dadan Maula Darmawan


اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ
اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ اَلله ُاَكْبَرْ
لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اَللهُ اَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَعَبْدَهُ وَاَعَزَّجُنْدَهُ وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَلَانَعْبُدُ اِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنِ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.
نَحْمَدُالله حَقَّ حَمْدَهْ، وَنَشْكُرُهُ حَقَّ شُكْرَهْ
اَلْحَمْدِلِلَّهِ الَّذِىْ جَعَلَ هَذَا الْيَوْمَ عِيْدًا وَسَعَادَةً لِلْمُسْلِمِيْنَ، وَخَتَمَ بِهِ شَهْرُ رَمَضَانَ الْمُبَارَكَ الَّذِيْ كُتِبَ فِيْهِ الصِّيَامُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ، وَأُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُداً لِلْمُتَّقِيْنَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِى سَبِيْلِهِ حَقَّ جِهَادِهِ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
اَمَّابَعْدُ: فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ  وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَ نْتُم مُسْلِمُوْنَ.
قاَلَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ وَلِتُكْمِلُوْا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُاللهَ عَلَى مَاهَدَا كُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ.
 Allahu Akbar 3 X Walillahil Hamd
Ma’asyiral Muslimin Rahima kumullah.
Pada pagi hari ini, cuaca terasa sangat cerah. Secerah hati kita ini. Kita bersujud di hadapan Illahi Rabbi. Allah Yang Maha Suci. Kita melaksanakan sholat Idul Fitri dengan khusyu’ dan sepenuh hati. Kita mendambakan ridha Allah, agar menjadi hamba muttaqin. Hamba yang bertaqwa sejati.
Mari kita berdoa semoga ibadah kita, puasa kita, tarawih kita, tadarus kita, tahajud kita, shodaqoh kita, i’tikaf kita, takbir, tahmid dan tahlil kita, serta shalat kita di pagi ini dapat diterima oleh Allah SWT. Amin.
Kaum Muslimin wal Muslimat Yang Berbahagia.
Dengan berkumandangnya takbir, kaum muslimin dan muslimat bergegas keluar dari rumah masing-masing - untuk  melaksanakan shalat Idul Fitri bersama keluarga  dan handai tolan dengan perasaan gembira. Mereka saling menyapa dan berjabat tangan bahkan berpelukan saat bertemu. Itulah potret rasa kebersamaan kaum muslimin dalam membangun kepentingan dunia dan akhiratnya.
 Setelah sebulan lamanya umat Islam ditempa dan diuji tingkat keimanan dan ketakwaan yang dibalas Allah SWT oleh pahala yang berlipat-lipat dan pengampunan dosa, kini bulan sejuta hikmah dan anugerah itu pun telah berlalu.

Allahu Akbar 3 X Walillahil Hamd
Ma’asyiral Muslimin Rahima kumullah.
ied secara bahasa adalah kembali. Sementara Fitri berarti makan, membangun dan mendirikan. Jadi secara bahasa Idul Fitri adalah kembali makan sesudah kita berpuasa. Ada hadits Nabi yang mengatakan dua kesenangan bagi orang yang berpuasa yaitu   pertama saat fitri atau iftar (berbuka puasa dan atau lebaran) kesenangan kedua adalah ketika bertemu dengan Allah SWT.
 للصائم فرحتان يفرحهما : إذا أفطر فرح ، وإذا لقي ربـه فرح بصومه ) رواه البخاري
Secara maknawi, Idul Fitri adalah kembalinya umat Muslim yang sudah melaksanakan kewajiban berpuasa Ramadhan selama satu bulan penuh dan juga melaksanakan kewajiban berzakat maka ia kembali suci
Saat idul fitri kita diperbolehkan untuk bersenang-senang. Sebab ada dua hari yang diberikan Allah kepada umat Muslim untuk bersenang-senang yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Arti dari senang-senang di sini adalah saat lebaran kita dilarang untuk melaksanakan ibadah puasa dan diperbolehkan untuk menikmati hidangan
Bahkan kesenangan itu bukan hanya milik orang kaya, namun juga milik orang fakir miskin. Dengan apa mereka bisa merasakan kesenangan? Pada Idul Fitri fakir miskin bisa senang  karena mereka mendapatkan zakat fitrah, sementara pada Idul Adha mereka mendapatkan daging kurban kambing maupun   sapi.
Adalah hikmah fitrah atau hikmah kembali kepada kesucian. Mengapa demikian, karena dengan ibadah puasa dan menunaikan zakat fitrah yang bisa menyucikan kita dari perbuatan keji dan munkar itu maka kita kembali kepada kesucian yang hakiki. Fitrah ini bisa didapat jika kita melaksanakan semua kewajiban dan sunah Rasulullah di bulan suci hanya karena Allah semata

Allahu Akbar 3 X Walillahil Hamd
Kaum Muslimin wal Muslimat Yang Berbahagia.
Hari Raya Idul Fitri mencerminkan tiga sikap yang mesti kita miliki. Pertama, mempertahankan nilai-nilai kesucian yang diraih umat Islam pada hari fitri. Berlalunya momentum puasa hendaknya tidak dijadikan sebagai kembalinya manusia ke kebiasaan dan perilaku yang jauh dari perintah Allah atau malah dekat dengan segala larangan-Nya.
Inilah dia hari bagi umat Islam melaksanakan konsep idul fitri yang dimaksudkan kembali kepada fitrah. Dengan tibanya idul fitri, kita seolah-olah baru kembali dengan hati dan jiwa yang bersih. Bayangkanlah keadaan ketika itu: keadaan baru kembali seperti sehelai kain putih, bersih dan suci dari segala kotoran. Inilah keberhasilan dan kegembiraan bagi mereka yang berjuang mendapatkan keridaan Allah. Fitrah tersebut haruslah dipelihara. Kesuciannya jangan dicemari, harus dijadikan dorongan untuk meneruskan perjuangan dalam melaksanakan ibadah dan meraih ganjaran pahala lebih besar pada bulan-bulan seterusnya.
Kedua, berharap bahwa Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu dan meminta selalu dibimbing agar dijauhkan dari perbuatan dosa pada kemudian hari. Allah akan mengampuni segala dosa kaum Muslim yang pada bulan Ramadhan melaksanakan ibadah puasa  secara bersungguh-sungguh.
Ketiga, hendaknya melakukan evaluasi diri bahwa ibadah puasa kita sudah sesuai dengan apa yang diharapkan Allah SWT. Jangan sampai kita seperti yang disabdakan Nabi SAW, "Banyak sekali orang yang berpuasa, yang puasanya sekadar menahan lapar dan dahaga."
 "كم من صائم ليس له من صيامه إلا الجوع والعطس"  ورواه باللفظ الثاني: الطبراني في «المعجم الكبي
Dengan berakhirnya Ramadhan, bukan berarti kita mengendorkan kualitas dan kuantitas ibadah kita kepada Allah. Sebaliknya, "sekolah" Ramadhan yang telah berlalu sepatutnya dijadikan sebagai wahana pembelajaran untuk semakin meningkatkan kadar ibadah kita.
Jika dalam bulan Ramadan kita diperintahkan berpuasa dan dijanjikan pengampunan dan pembebasan dari siksaan api neraka, maka hari ini, Allah memerintahkan hamba-Nya agar bertakbir mengagungkan kebesaranNya, serta bersyukur atas segala nikmat yang telah dianugerahkan.
Kemenangan yang diraih itu tidak akan tercapai kecuali dengan pertolongan Allah. Maka sudah sewajarnya hambaNya memperbanyakkan zikir, takbir, tahmid dan tasbih kepada Tuhannya serta bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa.
Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 185 yang artinya : “Dan agar kamu membesarkan Allah atas apa-apa yang telah Dia beri petunjuk kepadamu, dan agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan.”
لِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Pada hari ini marilah kita saling memaafkan, karena memaafkan lebih dekat kepada takwa.
وَ أَنْ تَعْفُوْا أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى
dan pemaafanmu itu lebih dekat kepada takwa QS AlBaqarah 237

Allahu Akbar 3 X Walillahil Hamd
Ma’asyiral Muslimin Rahima kumullah.
Mari kita isi lembaran baru dalam keseharian kita dengan identitas baru sebagai orang yang bertakwa, dengan tetap menjalankan perintahnya:
Tetap Menjaga Solat Lima Waktu
Bulan Ramadhan sungguh sangat berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Orang yang dulu malas ke masjid mengerjakan solat lima waktu, di bulan Ramadhan begitu bersemangat melaksanakan amalan solat ini. Itulah di antara tanda dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka ketika itu. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syaitan pun dibelenggu.” (Hadis Riwayat Muslim)
Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT berfirman, ‘Aku wajibkan bagi umatmu solat lima waktu. Aku berjanji pada diriku bahwa barangsiapa yang menjaganya pada waktunya, Aku akan memasukkannya ke dalam syurga. Adapun orang yang tidak menjaganya, maka aku tidak memiliki janji padanya’.”(Hadis Riwayat Ibnu Majah)
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ( إذا جاء رمضان فُتّحت أبواب الجنة ، وغُلّقت أبواب النار ، وصُفّدت الشياطين ) رواه  مسلم
Solat berjemaah di masjid juga memiliki keutamaan yang sangat mulia dibanding solat sendirian. Rasulullah SAW bersabda, “Solat jamaah lebih utama dari solat sendirian sebanyak 27 darajat.” (Hadis Riwayat Bukhari Dan Muslim)
صلاة الجماعة أفضل من صلاة الفذ بسبع وعشرين درجة 
Namun disayangkan, amalan shalat ini sering dilalaikan oleh sebagian kita. Bahkan mulai pada hari lebaran saja, sebagian orang sudah mulai meninggalkan solat karena sibuk dengan berbagai aktifitasnya. Begitu juga seringkali kita lihat sebagian saudara kita kebiasaan bangun kesiangan, dan meninggalkan solat shubuh begitu saja. Padahal solat Subuh inilah yang paling berat dikerjakan oleh orang munafik sebagaimana sabda Nabi SAW: “Tidak ada solat yang paling berat dilakukan oleh orang munafik kecuali solat Subuh dan solat Isya. Seandainya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun sambil merangkak.” (Hadis Riwayat Bukhari Dan Muslim)
Saudaraku, ingatlah ada ancaman keras dari Nabi SAW bagi orang yang meninggalkan solat. Dari Tsauban r.a, beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah solat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia telah melakukan kesyirikan.” (Hadis Riwayat Ath Thobariy.
Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah solat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (Hadis Riwayat Ahmad, Tirmidzi, An Nasaai Dan Ibnu Majah)

Allahu Akbar 3 X Walillahil Hamd
Kaum Muslimin wal Muslimat Yang Berbahagia.
Puasa Enam Hari di Bulan Syawal
Selain dari bertakbir, bertahmid dan bertasbih umat Islam dianjurkan agar berpuasa enam hari di bulan Sayawal. Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya : “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan kemudian ia berpuasa pula enam hari pada bulan Syawal adalah seperti berpuasa sepanjang masa.” (Hadis Riwayat Muslim)
من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدًّهر. رواه مسلم
Hadis tersebut menjelaskan bahawa salah satu keistimewaan di bulan Syawal ialah peluang berharga untuk orang-orang yang mengejar nikmat dan kemurahan Allah sepanjang hidup yaitu puasa enam hari.
Ganjaran pahala diberikan oleh Allah kepada mereka yang berpuasa enam di bulan ini seperti ganjaran pahala kepada yang berpuasa sepanjang masa. Ganjaran yang begitu tinggi nilainya diberikan oleh Allah untuk hambaNya. Ini adalah setimpal dengan keikhlasan umat Islam dalam melaksanakannya, dengan memperhatikan dimana kebanyakan manusia tidak dapat melakukannya disebabkan keadaan sekeliling mereka lebih menguji keimanan seseorang yang menunaikan puasa di waktu kemeriahan Hari Raya
Kita hanya dapat memanjatkan puji syukur kepada Allah atas nikmat yang tak terhingga ini. Allah Yang Maha Memberi Nikmat telah memberikan kesempatan untuk merasakan sejuknya beribadah puasa. Sungguh suatu kebanggaan, kita bisa melaksanakan ibadah yang mulia ini. Janji yang pasti diperoleh oleh orang yang berpuasa jika dia menjalankan puasa dengan dasar iman kepada Allah dan mengharapkan ganjarannya telah disebutkan oleh Nabi SAW dalam hadis berikut, “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni.” (Hadis Riwayat Bukhari Dan Muslim)
 من صام رمضان إيمانا ً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فِي هذَا الْعِيْدِ السَّعِيْدِ، وَأَحُثُّكُمْ عَلَى طَاعَتِهِ، فَمَنْ أَطَاعَهُ فََهُوَ سَعِيْدٌ وَمَنْ أَعْرَضَ وَتَوَلَّى عَنْهُ فَهُوَ فِي الضَّلاَلِ الْبَعِيْدِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
***

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ، أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اللّهُمَّ ارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.
اللّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلاً وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَتَوْبَةً نَصُوْحًا. اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْياَءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ،. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار.
عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ. إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ


تقبل الله منا ومنكم صالح الاعمال كل عام وانتم بخير

Sunday, July 22, 2012


Catatan Ramadhan 1433 H
1.     Tujuan akhir puasa adalah menjadi insan taqwa QS [2] : 183
2.     Taqwa itu memelihara diri dalam menjalani hidup sesuai tuntunan/petunjuk allah
3.     Taqwa berarti berusaha memelihara dari ketentuan Allah dan melindungi diri dari dosa/larangan Allah #CatatanRamadhan
4.     Perintah Taqwa  adalah Wasiat seluruh Nabi QS [4] : 131 #CatatanRamadhan
5.     Taqwa sebaik-baik bekal dan manusia paling mulia di sisi Allah QS [49] : 13 #CatatanRamadhan
6.     Persiapkanlah bekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal dan pakaian adalah taqwa QS [7] : 26 #CatatanRamadhan
7.     Keselamatan bagi yg selalu bertaqwa QS [27] :53 #CatatanRamadhan
8.     Allah tidak menerima apapun dari kita kecuali Taqwa QS [22]:37 #CatatanRamadhan
9.     Ciri-ciri Taqwa yaitu 1, orang-orang beriman kepada yang ghaib, 2, mendirikan shalat QS [2] : 2- 5 #CatatanRamadhan
10.  3, menafkahkan sebagian rizkinya, 4, orang-orang yang yang beriman kepada apa-apa yang diturunkan kepada Muhammad dan sebelumnya
11.  5, yaqin kepada hari akhir QS [2] : 2- 5 #CatatanRamadhan
12.  Taqwa itu beriman kepada Allah, malaikat,   kitab, dan para Nabi, dan memberikan harta yang dicintai kepada kerbat dekat, QS [2] :177 #CatatanRamadhan
13.  anak-anak yatim, orang miskin, orang yang dalam perjalanan, dan memerdekakan budak, QS [2] :177 #CatatanRamadhan
14.  dan mendirikan shalat, menunaikan zakat , dan menepati janji apabila berjanji, QS [2] :177 #CatatanRamadhan
15.  dan sabar baik dalam kesulitan,  penderitaan dan peperangan, yang demikan itulah yang benar, dan yang demikian itu lah orang-orang yang bertaqwa QS [2] :177 #CatatanRamadhan
16.  insan taqwa selalu bersegera kepada ampunan Tuhannya dan dijanjikan surga   seluas langit dan bumi QS [3] : 133 #CatatanRamadhan
17.  Insan taqwa itu selalu menginfaqkan rizkinya baik dalam kemudahan maupun kesusahan, yang menahan marahnya, dan memaafkan kepada manusia. QS [3] : 134 #CatatanRamadhan
18.  Insan taqwa selalu berbuat baik, kalau berbuat kekejian atau zalim kepada diri sendiri, maka ia segera ingat kepada Allah, QS [3] : 135 #CatatanRamadhan
19.  dan beristighfar kepada Allah atas dosa-dosanya. QS [3] : 135 #CatatanRamadhan
20.  Untuk orang-orang yang bertaqwa pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. QS [3] : 15 #CatatanRamadhan
21.  Mereka kekal di dalamnya dan ada istri yang suci serta keridaan Allah. dan Allah Maha Melihat hamba-hambanya. QS [3] : 15 #CatatanRamadhan
22.  Insan taqwa selalu berdoa, " ya Tuhan kami, sesunguhnya kami telah beriman, maka ampunilah kami dan peliharalah kami dari siksaan neraka" QS [3] : 16 #CatatanRamadhan
23.  Insan taqwa ialah orang2 yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) QS [3] : 17 #CatatanRamadhan
24.  dan sealau memohon ampun di waktu sahur QS [3] : 17 #CatatanRamadhan
25.  insan taqwa itu takut akan azab Tuhan mereka sedang mereka tidak melihatnya dan mereka takut akan tibanya hari kiamat QS [21] :49 #CatatanRamadhan
26.  insan taqwa itu sedikit sekali tidur di waktu malam. QS [51] : 17 #CatatanRamadhan
27.  Dan mereka di akhir-akhir malam mohon ampun kepada Allah QS [51] :18 #CatatanRamadhan
28.  Allah akan memberi insan taqwa furqon (petunjuk membedakan baik dan buruk), dan menghapus kesalahan dan mengampuni dosa QS [8] : 29 #CatatanRamadhan

29.  Insan taqwa diberikan kepada mereka jalan keluar (atas segala persoalan), QS [65] : 2 #CatatanRamadhan
30.  dan diberi rizki dari tempat yang tidak terduga QS [65] : 3 #CatatanRamadhan
31.  insan taqwa diberikan baginya kemudahan dalam segala urusan QS [65] :4 #CatatanRamadhan
32.  insan taqwa akan ditutupi segala kesalahan dan dilipatgandakan pahala baginya QS [65] : 5 #CatatanRamadhan
33.  Jika warga negeri dipenuhi insan Iman dan taqwa, pasti akan dianugrahi kepada mereka berkah dari langit dan bumi QS [7] : 96 #CatatanRamadhan
34.  Pertanyaannya, seberapa pantaskah kita disebut insan taqwa? #CatatanRamadhan

Tuesday, February 7, 2012

maulud itu..

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1433 Hijriyah.
Hari ini  Tahun  1404 Hijriyah yang lalu aku dilahirkan, ini menurut perhitungan bulan hijriah, yaitu dengan perhitungan perputaran bulan. Bulan Rabiul Awwal yg lebih dikenal dengan sebutan bulan Maulud, dimana di bulan ini pula sang kekasih Allah dilahirkan.
Aku dilahirkan dan ditakdirkan kembar ke dunia ini, maka nama kami hampir sama, karena kami dilahirkan di daerah tutur kata sunda, maka nama kami pun kesunda-sundaan, Dadan Maula Darmawan dan Deden Mauli darajat. Ketika berkenalan dengan orang Indonesia yang berbeda daerah, pasti langsung bisa menebak, orang sunda yah? Karena kelihatan dari namanya, Aku pun tidak bisa mengelaknya.
Sedangakan kata kedua dari nama kami, sebenarnya didasarkan pada bulan di mana kami dilahirkan, yaitu bulan Maulid Rasulullah saw., Cuma kata ibundaku ada kesalahan dalam penulisan nama, yang seharusnya Dadan Maulad Darmawan dan Deden Maulid Darajat, menjadi maula-mauli tanpa “d” di akhir kata.
Di dalam bahasa arab, beda harakat َُِ (fathah, dommah dan kasrah) saja, bisa beda arti apalagi beda huruf, sangat jauh artinya. Tapi itukan dalam penulisan bahasa Arab, bukan bahasa Indonesia apalagi bahasa sunda, maka ketika kita mau menuliskan kata bari bahasa lain yang berbeda tulisan, kadang salah dalam mempresentasikan keadaan sebenarnya, yang pada akhirnya tidak ada yang baku.
***
Nama adalah doa, maka ketika orang tua memberikan nama kepada putra putrinya, mereka memberikan nama yang terbaik, sehingga nama tersebut bisa mencerminkan prilaku yang diharapkan kedua orang tuanya.
Sampai sekarang, aku sendiri tidak tahu arti nama depanku, ketika tiba di negeri orang, banyak yang bertanya, apa arti dari namamu? Dan satu lagi yang jadi pertanyaan di Negara-negara yang biasa dengan nama keluarga, siapa nama keluarganya? Seperti di daerah timur tengah, hampir bisa dipastikan mereka memakai nama keluarga, ya minimal bin fulan atau binti fulan. Sedangkan nama di paspor, tidak bisa dirubah, karena harus sesuai dengan kartu keluarga.
***
Kita lebih terbiasa dengan penanggalan masehi, karena tanggal itu yang resmi di Indonesia. Padahal untuk umat muslim, setidaknya kita dapat mengingat atau menghafal bulan-bulan hijriah. Di mana bulan-bulan tersebut dimulai ketika Rasulullah saw., hijrah dari mekkah ke madinah. Ternyata tanggal 12 Rabiul Awwal, bukan hanya kelahiran dan kematian beliau, tapi tanggal itu juga Rasulullah hijrah, bisa diartikan bahwa tanggal tersebut adalah tanggal yg istimewa, beliau hadir ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak, kemudian hari perjuangan (hijrah), dan akhirnya menutup mata pada hari dan tanggal itu pula.
Tugas utama beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak, dan Rasulullah saw., diutus untuk menyebar RahmatNya bagi semesta alam. Bisa dibayangkan, kalau tiada kehadirannya di muka bumi ini, manusia seperti apa jadinya? maka bersholawatlah..
Semoga Maulud ini membawa berkah dalam setiap langkah..


Qazvin, 7 Februari 2012
DMD 


Saturday, January 14, 2012

CATATAN AKHIR TAHUN

Dunia ini indah
Kalau kita bisa berdamai
Entah mengapa begitu
Banyak kenangan

Kejadian yang di luar kemampuan
Dapat menginjak bumi
Yang asing bagiku
Bukan sekali, bahkan beberapa

Tuhan maha tahu
Bahkan Dia lebih dekat
Dari diriku sendiri
Subhanallah..

Semua sangat jauh
Melampoi apa yg diminta
Dia tunjukkan kebesaranNya
Aku pun malu dibuatNya





Tehran, 31 Desember 2011

Thursday, December 29, 2011

Sama Tapi Berbeda

Kami memang dilahirkan di hari yang sama dan dari Rahim ibu yang sama. Benar kami sering banyak samanya, tapi itu semua tidak mesti. Perjalanan hidup kami berbeda, ketika SD kami selalu sekelas, tapi setelah itu kami berpisah kelas, dan pada akhirnya kami berpisah kota dan Negara.
Teman-teman kami pun berbeda, kami beda komunitas di satu lingkungan yang lain. Sampai Suatu ketika kami bertemu di satu Negara yang sangat jauh dari Indonesia, satu waktu yang sangat mengharukan.
Itulah awal kami bertemu di luar negeri, dan kami mengulangi pertemuan yang berbeda Negara dan benua.  Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari pertemuan itu, kami hanya berbagi cerita dan semangat.


Tehran, 30 Desember 2011
DMD

Tuesday, December 27, 2011

Teh dan Kopi, Minuman Istimewa.

Minuman ini tak asing bagi telinga kita, banyak variasi dari teh dan kopi, bahkan minuman ini sudah banyak yang instan. Setiap daerah di Indonesia mempunya khas tersendiri dalam menghidangkan dan meminumnya. contohnya untuk daerah sunda, teh dihidangkan tiap pagi tanpa gula.

Sejarah teh lebih mendahului dari pada kopi. Menurut sejarah, Bangsa Cina telah minum teh selama 5.000 tahun. Asal mula teh pada awalnya masih merupakan legenda . Legenda yang paling terkenal adalah cerita tentang Kaisar Shen Nung (diucapkan ‘Shay-Nung'). Penemuan teh olehnya belum ditempatkan secara tepat dalam sejarah, yaitu pada tahun 2737 sebelum masehi.

Selama ribuan tahun, bangsa Cina meminum teh untuk kesehatan dan kenikmatan. Tidak seorangpun tahu apa yang menyebabkan mereka tertarik dengan daun hijau serta mengkilap dari Camellia sinensis , tetapi legenda popular dapat memberi pengetahuan kepada kita.

Pada suatu hari, ketika Kaisar Shen Nung akan minum air mendidih, beberapa daun dari pohon yang menjuntai tertiup angin dan jatuh di panci berisi air mendidih tersebut. Sang Kaisar ingin tahu dan memutuskan untuk mencicipi air rebusan yang tidak menyerupai minuman tersebut. Kaisar menemukan air rebusan itu sedap dan menyegarkan tubuh.

Sedangkan sejarah kopi dapat ditelusuri jejaknya dari sekitar abad ke-9, di dataran tinggi Ethiopia. Dari sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman, dan kemudian pada abad ke-15 menyebar lebih luas lagi ke daerah Persia, Mesir, Turki dan Afrika Utara.

Pada awalnya kopi kurang begitu diterima oleh sebagian orang. Pada tahun 1511, karena efek rangsangan yang ditimbulkan, dilarang penggunaannya oleh para imam konservatif dan othodoks di majelis keagamaan di Makkah. Akan tetapi karena popularitas minuman ini, maka larangan tersebut pada tahun 1524 dihilangkan atas perintah Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki. Di Kairo, Mesir, larangan yang serupa juga disahkan pada tahun 1532, di mana kedai kopi dan gudang kopi ditutup.

Dari dunia Muslim, kopi menyebar ke Eropa, di mana minuman ini menjadi populer selama abad ke-17. Orang Belanda adalah yang pertama kali mengimpor kopi dalam skala besar ke Eropa, dan pada suatu waktu menyelundupkan bijinya pada tahun 1690, karena tanaman atau biji mentahnya tidak diijinkan keluar kawasan Arab. Ini kemudian berlanjut pada penanaman kopi di Jawa oleh orang Belanda.
***

Teh dan kopi bisa menjadi minuman khas suatu negara bahkan sudah menjadi budaya. ketika dalam penerbangan ke berbagai negara, ada hal yang unik ketika kita menyajikan minuman panas teh dan kopi. Untuk daerah asia dan timur tengah, mungkin teh lebih dominan, tapi untuk kopi daerah afrika utara dan eropa lebih banyak.

Ketika terbang ke maroko, pertama kita menyajikan teh panas setelah itu baru kopi. untuk teh, ternyata hanya sedikit yang meminta, tapi ketika kopi kita sajikan, hampir semua miminta minuman panas tersebut. sebaliknya, ketika kita terbang ke turki, kita menyajikan minuman panas teh, hampir semuanya meminta teh panas, bahkan kopi hanya sebegian kecil yang memintanya.

Teman saya sesama kru berkomentar tentang hal ini, wah aneh yah, ternyata disini hanya teh yang laku, sedangkan negara lain kopi yang yang banyak diminta. mungkin untuk Asia timur, seperti cina, jepang dan korea, mereka mempunyai budaya "upacara" minum teh.

Untuk Iran, teh diminum ketika masih panas, dan meminumnya dengan gula kotak alias kand. ada hal unik ketika ada pameran di Tehran, ketika itu kita disajikan teh untuk setiap stan, karena orang Indonesia meminum teh menunggu hangat dahulu, bahkan dingin pun dimimun. selang beberapa menit, teh itu diambil lagi dan digantikan dengan yang panas. maka teman saya bilang, maaf ini belum saya minum, nanti saya minum setelah agak dingin.

Ternyata minuman teh dan kopi bisa menjadi penyemangat hidup, sebagian orang mungkin dengan minum teh hangat bisa membangkitkan semangat untuk melanjutkan aktifitasnya, sebagian lagi secangkir kopi dan ditemani dengan sebatang rokok dapat menjadi teman hidupnya.







Monday, December 26, 2011

Lavatory, ukuran kebersihan suatu bangsa

Guruku pernah berkata : kalau mau melihat kebersihan seseorang, coba periksa kamar mandi atau WCnya.

***
Lavatory adalah toilet yang biasa disebut di dalam pesawat. ketika penerbangan, terkadang orang tidak begitu membutuhkan untuk sering ke toilet, apalagi kalau penerbangannya tidak lebih dari dua jam. tapi, bagaimana kalau penerbangan sampai tujuh hingga sepuluh jam lebih? itu yang jadi permasalahan, terutama untuk para orang tua yang sudah lanjut usia.

ketika saya bepergian ke berbagai negara, bukan karena jalan-jalan disengaja, tapi karena tugas di pesawat yang akhirnya saya mengambil berbagai pelajaran dari perjalanan tersebut, diantaranya tentang kebersihan. Ada sebagian dari warga negara yang saya kunjungi, lumayan bersih dan teratur ketika memakai lavatory, tapi sebaliknya, ada yang sangat kotor bahkan sampai lavatory nya banjir karena pamakaian air yang berlebihan, padahal tisu sudah banyak tersedia.

Kalau sudah begitu, bukan hanya petugas di pesawat yang sibuk, tapi penumpang pun menjadi risih dengan keadaan. kalau air yang keluar dari lavatory bersih pun jadi masalah, apalagi kalau kotor. ketika air itu keluar dan menyebar, yang dikhawatirkan adalah menyentuh aliran listrik yang akibatnya akan fatal untuk sistem di dalam mesin pesawat.

Banyak dari penumpang, terutama penumpang jamaah haji, ketika mereka memakai kain ihram karena telah memasuki miqat, mereka memaksakan untuk berwudhu di lavatory pesawat, padahal ada kemudahan dalam ibadah ketika di perjalanan, misalnya, shalat dapat di jama' dan qasar, wudhu pun bisa diganti dengan tayammum.

Bisa dibayangkan, ketika hampir semua orang di dalam pesawat memekai lavatory untuk berwudhu, buang air besar dan kecil. semua akhirnya mengantri di depan pintu pesawat. apa yang terjadi?

Tak jarang kita membersihkan dan menyemprotkan wewangian di sekitar lavatory, dan menyebarkan tisu di lantai, karena lantai menjadi basah. sampai seuatu ketika, beberapa lavatory ada yang rusak, karena mereka membuang tisu dan kotoran di pembuangan air, bukan di tempatnya. kalau sudah begitu, yang repot adalah mekanik pesawat, yang harus susah payah membetulkan saluran yang ada di lavatory.

***

Kebersihan seseorang bisa kita lihat ketika ia memakai toilet di sekitar lingkungannya, sehingga kebiasaan tersebut terbawa kemana-mana. bisa kita ambil kesimpulan bahwa, ketika yang yang melakukan kebiasaan bukan hanya seorang tapi suatu komunitas di mana komunitas tersebut berada, maka itulah yang menjadi kebiasaan atau budaya kumunitas tersebut, begitupun dengan kebersihan.

Padahal kalau dalam ajaran Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman, sebagaimana hadist :
“Diriwayatkan dari Malik Al Asy’ari dia berkata, Rasulullah saw. bersabda : Kebersihan adalah sebagian dari iman dan bacaan hamdalah dapat memenuhi mizan (timbangan), dan bacaan subhanallahi walhamdulillah memenuhi kolong langit dan bumi, dan shalat adalah cahaya dan shadaqah adalah pelita, dan sabar adalah sinar, dan Al Quran adalah pedoman bagimu.” (HR. Muslim)”





*catatan sang pramugara






Thursday, December 15, 2011

Jeddah, kota tanpa bis kota


Kota ini terlalu indah untuk dikenang, bukan karena cuacanya atau pun udaranya, tapi karena kotanya yang unik. Dari beberapa kota di belahan dunia yang pernah saya kunjungi, hanya kota ini yang tidak ada bis kotanya, kemana-mana harus memakai taksi untuk bepergian, walaupun dekat.
Sore itu kami berjalan menuju pusat kota, awalnya kita mengira di sini terdapat bis kota, sebagai mana layaknya kota-kota lain, eh ternyata kami mencari-cari tidak mendapatkannya, akhirnya kita berempat naik taksi.
Penduduk asli sini mungkin tidak begitu membutuhkan kendaraan umum, tapi buat pendatang dari mancanegara, sangatlah membantu. Dilihat dari mobil-mobil yang berkelairan di kota, saya hanya bisa bergumam, oww di sini semua mobil keren-keren.
Kalau dilihat secara geografis, kota Jeddah terletak di bagian barat dengan perbatasan laut merah, dan kota ini menjadi pusat masuk keluarnya barang dari dan keluar negeri.
Di beberapa ibukota, untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah setempat mengambil kebijakan untuk memperbanyak angkutan umum. Ini dikarenakan kendaraan yang beredar di masyarakat bertambah banyak dan mengakibatkan kemacetan, terutama di jam-jam sibuk kerja. Berbeda dengan Jeddah, pemerintah setempat belum mempunyai kebijakan ke arah sana, mungkin beberapa tahun ke depan apabila kemacetan sudah menjadi pandangan sehari-hari.
Harga mobil relative lebih murah dibandingkan Negara lainnya, ini salah satu kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya, selain itu harga bensin lebih murah dibandingkan harga air mineral. Untuk air mineral 600 ml harganya 1 riyal, sedangkan untuk satu liter bensin hanya kurang dari setengah riyal, atau 40 halalah.
Kota Jeddah adalah kota yang paling banyak warga Negara asingnya, dibandingkan dengan kota-kota selain ibu kota Riyadh. Karena di sini terdapat bandara terbesar dan tersibuk selama musim haji.